Monday, March 20, 2017

Quality Control Data Pengamatan GPS (RINEX) dengan Program TEQC

TEQC adalah program komprehensif yang digunakanan sebelum pemrosesan data GPS untuk melakuan hal-hal berikut:
1. Translation
membaca raw data GPS dari receiver dan menerjemahkan data tersebut ke format yang lain.
2. Editing
ekstraksi metadata, editing, dan atau koreksi header metadatarRINEX atau BINEX
3. Quality Checking
memeriksa data GPS dan atau GLONASS yang dalam RINEX dan BINEX dengan atau tanpa file navigasi dengan emphemeris.

Untuk data RINEX sendiri bisa dilihat kembali pada materi sebelumnya
http://yoghaken.blogspot.co.id/2014/10/data-rinex.html

Pada pengolahan data hasil pengamatan GPS terlebih dahulu perlu dilakukan pengecekan untuk mengetahui kualitas data pada titik pengamatan, hal ini dapat dilakukan dengan program TEQC. Berikut sedikit saya tulis langkah-langkah nya:
1. Download program TEQC menurut spesifikasi OS pada komputernya masing masing dan program ini dapat di download gratis. Download disini.
file hasil download kemudian dapat di ekstrak. Didalamnya terdapat program TEQC.


2. Kopi program TEQC dan data RINEX hasil pengamatan GPS menjadi satu dalam C:\Users\xxxxxxx
 

3. Kemudian klik window, pada search ketik cmd, klik cmd 

4. Tulis TEQC +qc (nama data RINEX) >log.txt kemudian klik enter 

5. Tunggu hingga process QC seleseai. pada notice langsung terdapat hasil bahwa pada satelit G04 mengalami masalah.

 


6.file log.txt merupakan file report proses QC yang telah dilakukan 

7. Pada data pengamatan GPS tersebut dapat dibuat sebuah analisa mengenai kualitas RINEX, berikut arti beberapa kodenya

 

banyak terdapat data yang mengalami kesalahan ionosfer dengan ditandai dengan kode "I", kesalahan akibat multiplath dengan kode "M", kesalahan KOde "c" manandakan data yang terekam hanya L1 dan C/A saja, kode "1" berarti terdapat multipath MP1 saja, dan kode "2" jika terjadi multipath pada MP2 kode "?" pada satelit R2 GLONASS berarti satelit tidak memiliki data emphemeris yang cukup untuk menetukan lokasi satelit pada saat itu sedangkan untuk kode "o" adalah kondisi perekaman signal L1, L2 dan SA Aktif.

8. Analisis report proses QC data pengamatan GPS
 

pada report juga terdapat nama receiver dll hingga koordinat pendekatan WGS 84, interval pengambilan data dll. kemudian Dari gambar di atas dapat diketahui bahwa data yang berhasil direkam sebanyak 54353, data yang hilang sebanyak 5646 dan data yang dihapus sebanyak 835, data yang sukses sebanyak 40614. maka dari 100% total data pengamatan hampir 26% data nya gagal.

9. Analisis report proses QC data pengamatan GPS
 

Kualitas data pengamatan GPS juga dilihat dari nilai MP1 dan MP2. nilai tersebut merupakan nilai moving averaging atau nilai RMS dari kombinasi data multiplath yang terekam. data yang baik memiliki nilai moving average dibawah 0,5 meter, IOD atau Ionospheric delay bernilai >400 cm/menit juga dinilai masih cukup besar.

10. Contoh report QC hasil pengamatan GPS dengan TEQC, data dari CORS Pemkot Surabaya EPOCH 14 Mei 2016



####SEMOGA BERMANFAAT###

2 comments:

Post a Comment