Tuesday, April 29, 2014

Fusi Citra Multispektral dan Pankromatik dengan Er mapper



Kemajuan teknologi penginderaan jauh mampu menyediakan citra penginderaan jauh yang mempunyai resolusi spasial, resolusi spektral dan resolusi temporal yang cukup tinggi. Hal ini tentu saja sangat membantu pelaksanaan aplikasi citra penginderaan jauh dalam hal pengukuran, pemetaan, pantauan dan pemodelan dengan lebih efisien dibandingkan pemetaan secara konvensional. Pada sistem sensor satelit penginderaan jauh, resolusi spasial dan resolusi spektral citra merupakan hal yang saling bertolak belakang. Beberapa satelit pengideraan jauh mampu memberikan citra dengan informasi multispektral yang dapat membedakan fitur secara spektral tetapi tidak secara spasial, begitu pula sebaliknya. Keterbatasan pada penyediaan citra multispektral beresolusi tinggi ini menyebabkan diperlukannya solusi untuk menghasilkan citra multispektral yang kaya akan informasi spasial maupun informasi warna (spektral). Fusi citra atau pansharpening adalah salah satu teknik yang tepat untuk menggabungkan detil geometri (spasial) dan detil warna (spektral) pada pasangan citra awal sehingga didapatkan citra multispektral baru dengan informasi spasial dan spektral setajam mungkin. Proses fusi citra pada bidang penginderaan jauh bertujuan mempermudah langkah analisis yang memerlukan ekstraksi obyek citra secara detail, antara lain pada metode klasifikasi untuk analisis pemetaan penggunaan lahan (land use) dan penutup lahan (land cover). Dengan kenampakan resolusi spasial yang lebih baik berdasarkan fusi citra, proses klasifikasi diharapkan dapat menjadi lebih terbantu dalam interpretasi visual dan mengelompokan objek-objek ke dalam kelas-kelas sesuai dengan kenampakan objek di lapangan yang ada pada daerah penelitian. Meningkatnya kemampuan interpretasi visual dan pengklasan objek menghasilkan akurasi klasifikasi yang lebih baik dibandingkan jika menggunakan salah satu data saja. Harus dipahami bahwa penggabungan citra dilakukan pada tingkat resolusi spasial dengan perbedaan yang tidak terlalu signifikan.

Berikut langkah Fusi / Pan sharpen citra multispektral dan Pankromatik menggunakan software Er Mapper:

1. Pada menu utama Er Mapper klik Toolbars, kemudian pilih ESG ColorEnchange dengan cara dicentang.


2. Pada menu utama ER Mapper pilih icon SFIM Pan Sharpen Wizard 


3. Kemudian akan mucul tampilan seperti di bawah ini. Lalu pilih yang pilihan A Single multi-band image file, dan klik next.

4. Setelah itu akan muncul kotak dialog, kemudian pada kolom multispectral image pilih Data Landsat.ers
5. Pada Red Band diisi dengan B:3, Green Band dengan B:2, dan Blue Band dengan B:1 
6. Pada Panchromatic image pilih Data SPOT 5.ers. Pada Pan band isi dengan B:1. Kemudian klik next
 

7. Pilih Create RGB image now, lalu next


8. Setelah di klik next akan tampil gambar citra dan kotak dialog seperti di bawah ini. Lalu klik Apply 99 percent stretch. Klik next.
Ni gambar citra yang muncul gan...


Dan muncul kotak dialog, klik Apply 99 percent stretch


Hasilnya 


9. Setelah itu muncul  tampilan kotak dialog-output Algorithm Type. Pilih pilihan Red Green Blue (RGB), dan klik next 


10. Kemudian muncul gambar citra Pan_Sharpen_RGB setelah direfresh. Lalu klik finish 


Hasilnya
11. Untuk melihat perbedaan antara Citra Original dengan Citra Pan Sharpen maka lakukan zooming terhadap salah satu citra dengan Zoom Box Tool
 Nah yang hobi penelitian, bisa membandingkan Citra original dan hasil citra fusi dengan Er Mapper baik secara visual (resolusi spektral dan resolusi radiometrik) maupun geometriknya (resolusi spasial) ? dan Dari hasil fusi citra tersebut, bagaimanakah peningkatan akurasi terhadap hasil klasifikasi penggunaan lahan dan penutup lahannya?

####SEMOGA BERMANFAAT####

2 comments:

Post a Comment