Wednesday, September 10, 2014

Kisi-Kisi Tes Komprehensif Teknik Geodesi Undip


Sebelum kita bahas secara detail mengenai kisi-kisi tes, kita perlu tahu terlebih dahulu mengenai tes komprehensif  itu sendiri. Setelah tanya sama mbah google tentunya, Tes Komprehensif adalah ujian untuk mengetahui tingkat kemampuan secara menyeluruh materi yang telah diberikan kepada mahasiswa selama masa perkuliahan. Ujian ini biasanya dilaksanakan setelah mahasiswa telah mengambil  semua mata perkuliahan.Dan dikampus saya dulu, tes ini ini juga digunakan sebagai syarat untuk melakukan seminar proposal TA dan seminar Hasil TA. Jadi jika ingin memulai skripsi harus lulus terlebih dahulu pada tes ini. Seperti itulah sedikit gambaran singkat mengenai tes komprehensif  yang dikenal juga dengan istilah ujian kompre.

Kini setelah lulus pun ternyata model tes ini kembali di lakukan khususnya yang akan mendaftar CPNS. Kebetulan saat ini saya sedang mengikuti tes CPNS di BIG (Badan Informasi Geospasial), sebagai para geodet kawan-kawan pasti tidak asing lagi dengan instansi satu ini, karena banyak sekali lulusan geodesi yang bekerja di instansi ini. Pada tahun 2014 inipun BIG banyak membutuhkan seorang Geodet. Ujian mask pada instansi ini terbagi menjadi 4 tahap yaitu 

1.Tes Administrasi,
2.TKD (Tes Kompetensi Dasar) yang terdiri dari Tes wawasan kebangsaan,Tes Intelegensi Umum dan Tes Karakteristik Pribadi ,
3.TKB (Tes Kompetensi Bidang), Nah disinilah ilmu kita mengenai ke geodesi an akan diuji, setelah mencari informasi dari teman – teman yang telah lulus di BIG duluan. Bentuk soal pada tes ini mirip dengan tes komprehensif saat kuliah. Pada tes ini kita akan bersaing ilmu ke geodesian dengan Geodet lulusan dari Perguruan tinggi yang memiliki jurusan teknik Geodesi seperti UGM, ITB, UNDIP, ITS, ITN.
4.Wawancara

Postingan ini dibuat juga sekaligus untuk belajar penulis. Kalau menurut pengalaman saya saat ujian komprehensif di kuliah dulu bentuk soal berbentuk pilihan ganda dengan soal 100 (kalau gak salah :p). Soal terbagi menjadi banyak kelompok (lupa) menurut ilmu-ilmu yang telah dipelajari saat kuliah. Yaitu (seingat saya) :

1.Ilmu Ukur Tanah,
-Kesalahan yang terjadi pada bacaan sudut horisontal theodolit merupakan kesalahan? Baca disini...!!!
Pilihan:
Kolimasi = Kesalahan untuk bacaan horizontal  (Jawaban)
Indeks = Kesalahan untuk bacaan vertikal
-Kesalahan Kolimasi pada alat theodolit dapat diminimalisir dengan cara? Baca disini...!!!
Pilihan:
Pengukuran sudut dilakukan dengan posisi teropong biasa dan luar biasa
-Kesalahan yang terjadi pada pekerjaan sipat datar menggunakan waterpass adalah ? Baca disini...!!!
Pilihan:
Kesalahan nol rambu, kesalahan besar (blunder) kesalahan indeks, kesalahan akibat refraksi atmosfer.
-Pada pengukuran poligon tertutup diukur sudut luar. Apabila banyaknya n, maka jumlah sudut luar yang memenuhi syarat geometris adalah? Baca disini...!!!
Pilihan:
Jumlah sudut luar poligon tertutup = (n+2) x 180d
Jumlah sudut dalam poligon tertutup = (n-2) x 180d
-Menghitung Azimuth dengan diketahui azimuth awal dan sudut poligon. Baca disini...!!!
-Rumus Trigonomentri untuk menentukan beda tinggi (Trigonometri leveling) dengan thedolit. Baca disini...!!!
-Rumus menghitung koordinat pada polygon beserta koreksi sudut dan koreksi sumbu x,y. Baca disini...!!!
-Rumus menghitung beda tinggi dengan waterpass beserta rumus koreksinya. Baca disini...!!!

2.Pemetaan Digital
-Kelebihan data TS. Baca disini...!!!
Pilihan: kemampuan untuk menggambarkan permukaan yang lebih baik, mudah untuk menyimpan data, integrasi yang mudah dengan, menyajikan permukaan yang lebih halus.
-Hal – hal yang berkaitan dengan model TIN. Baca disini...!!!
Pilihan: vertek TIN didistribusikan bervariasi berdasarkan pada algoritma, memerlukan banyak storage data untuk penyimpanan datanya, kemudahan dalam pemodelan 3D, Cocok untuk aplikasi GIS terutama yang berkaitan dengan kemiringan, memiliki algoritma yang cukup rumit.
-Pendekatan yang dapat dilakukan terhadap formasi TI. Baca disini...!!!
Pilihan: Pendekatan Dinamis, Pendekatan Statis, Pendekatan stokastik, Pendekatan deterministic.
-Prinsip formasi TIN.
Pilihan: Prinsip empty circumcicle, Prinsip Local Equiangularity (Prinsip sudut MAX-MIN), Prinsip the minimum sum distance, Prinsip the minimum circum scribing circle radius,Prinsip Minimum least square.
-Tahap pembentukan Triangulasi Delaunay. Baca disini...!!!
Pilihan: setiap set segitiga dapat membangun satu lingkaran, Tidak ada data lain dalam suatu lingkaran yang terbentuk dari 3 titik, Tidak diperlukan penentuan titik start dan basis segitiga, Equangularity lokal dimana sudut yang bersebelahan memiliki besar, Diperlukan penukaran garis hubung pada jaring agar sudut setiap relatif sama.
-Konsep interpolasi IDW dan Cringing. Baca Disini...!!!
-Menentukan gambar yang merupakan interpolasi bilinear. Baca disini...!!!
-Yang mendasari penggunaan Triangulary Delaunay. Reading here...!!!
Pilihan: Pencarian poin biasanya tidak efisien, lebih efektif jika digunakan pada daerah yang luas, titik yang memiliki nilai ekstrim digunakan sebagai start point, menggunakan memori yang lebih sedikit, hasil memberikan penyajian yang lebih halus.
-Langkah- langkah melakukan Contrain Delaunay Triangulation. Lihat disini...!!!

3.Proyeksi Geodesi
-Teori tentang eksentrisitas pertama ellips. Lihat disini...!!!
Pilihan: perbandingan jarak focus dengan setengah sumbu pendeknya, perbandingan jarak focus dengan setengah sumbu panjangnya, kuadrat dari perbandingan jarak focus dengan setengah sumbu pendeknya, kuadrat dari perbandingan jarak focus dengan setengah sumbu panjangnya, penggepengan ellipsoid.
-Parameter utama ellipsoid sebagai datum geodesi. Baca disini...!!!
Pilihan: Sumbu panjang, sumbu pendek, penggepengan, eksentrisitas, kecepatan sudut bumi, konstanta gravitasi, focus.
-Jumlah irisan normal ellipsoid pada sebuah titik di permukaan nya. Download disini...!!!
-Kesalahan/koreksi yang disebab kan oleh tidak berimpitnya arah vektor gaya pada ellipsoid
Pilihan: Koreksi irisan normal, efek defleksi vertical, skew normal correction, terrain correction, distorsi peta. Download disini...!!!
-Reduksi/koreksi data sudut ukuran ke permukaan ellipsoid akibat permukaan ellipsoid tidak terletak pada bidang normal yang sama apabila Download disini...!!!
-Transformasi Koordinat di atas permukaan ellipsoid WGS 84. Baca disini...!!!
-Menghitung jarak dengan cara Teori Erastothenes dalam mengukur keliling bumi. Baca disini...!!!

4.Proyeksi Peta
-Origin pada sistem koordinat Mercator Indonesia
-Sifat proyeksi Mercator
-Transformasi jarak di garis equator 200Km, maka jarak kedua titik di atas Peta Mercator
Pilihan: 199.92 Km, 200 Km, 200.02 Km, 200.01 Km.
-Sifat – sifat proyeksi polyeder
-Konsep Faktor skala yang dimiliki UTM
-Sifat – sifat proyeksi transverse Mercator
-Menghitung Transformasi Koordinat geodetis menjadi koordinat UTM
-Menghitung Transformasi koordinat UTM menjadi koordinat geodetis

5.Penginderaan Jarak Jauh
-Definisi citra digital secara matematis
-Tujuan umum pengolahan citra
-Spektrum gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk merekam citra sesuai kenampakan asli
Pilihan: Radio, Microwave, Infrared, Visible
-Panjang gelombang yang dimiliki yang dimiliki spectrum gelombang elektromagnetik visible
Pilihan: 1 mm – 1 m, 0.4 mikrom – 0.7 mikrom, 0.1 mikrom – 0.8 mikrom, 0.1 mikrom – 0.3 mikrom.
-Ukuran matriks citra (diketahui gambar matriks citra)
Pilihan: 5 x5 , 5x4, 4x4
-Nilai / value pada fungsi (4,2) (baris, kolom)
-Letak nilai / value 54 dinyatakan fungsi matematis
-Kemungkinan warna skala keabuan pada citra digital 4  bit
-Kombinasi yang mungkin terjadi dari warna dasar RGB 8 bit

6. Survey GPS / Satelit
-  Pemahaman / fakta tentang GPS, VLBI, dan SLR
-  Menyebutkan 3 Komponen GNSS sehingga dapat menghasilkan data yang akurat dan dapat dipercaya
- Dasar Penggunaan istilah Pseudorange
- Menyebutkan parameter yang harus dipecahkan dalam pengukuran GPS secara absolut
- Hal yang menyebabkan pengukuran GPS dikutub menghasilkan ketelitian yang rendah.
- Penyebab komposisi komponen Utara-Selatan lebih teliti dibandingkan komponen posisi Timur-Barat pada pengvukuran GPS
- Manfaat penggunaan double frekuensi pada survey GPS

7. Survey Hidrografi
-  Jenis-jeniss pasut
- Rumus tinggi muka air
- macam macam pekerjaan yang masuk survey hidrografi (pemeruman, pengukuran pasut dll)

8. Foto Udara
- Orientasi yang bertujuan merekontruksi dimensi citra agar sesuai dengan pada saat pemotretan udara
- Keuntungan dari metode fotogrametri digital
- Arti istilah Skala peta  yang diperoleh dari foto udara
- Kesalahan - kesalahan saat pemotretan udara (Tilt, Drift dll)
- Hitungan-hitungan Foto udara (Tinggi terbang)

####SEMOGA SUKSES####

1 comments:

Post a Comment