Wednesday, October 1, 2014

Membaca Data RINEX

Apa itu RINEX ?
RINEX berasal dari singkatan Receiver INdependent EXchange Format yaitu format standar yang kini diadopsi untuk pertukaran data survei GPS dan navigasi preisisi. Teknologi ini telah dikembangkan oleh Astronomical Institute of the University of Berne sejak tahun 1989. Data RINEX merupakan data mentah dari sebuah pengukuran GPS secara statik. Data RINEX berbentuk kode-kode yang sulit dipahami. Data tersebut dapat diproses menggnakan sofware - software khusus seperti Topcon Tool, GAMIT dll. Pengukuran secara statik untuk mengambil data RINEX ini biasanya dilakukan apabila ingin mendirikan dan membuat base station karena memiliki ketelitian yang baik.
Dari awal munculnya format RINEX telah mengalami perkembangan Versi 1 tahun 1989, Versi 2 tahun 1990, Versi 2.0 th 2002, Versi 2.11 th 2005, Versi, 2.20 th 2002, Versi 3.0 tahun 2007, Versi 3.01 tahun 2009.
Beberapa karakteristik dari format RINEX yaitu data fase diberikan dalam unit panjang gelombang dan data pseudorange dalam unit meter, Semua kalibrasi tergantung receiver, Tanda waktu adalah waktu pengamatan dalam kerangka waktu jam receiver (bukan waktu GPS), Data RINEX terdiri dari 3 jenis file, yaitu

1. Observation Data File = GPS Measurements
2. GPS Navigation Message File = Ephemeris (Orbit information)
3. Meteorological Data File = Pressure, Temperature, Relative Humidity, etc
Pada posting ini saya akan tunjukan bentuk dari masing-masing file tersebut :

(Contoh data RINEX)


1. Observation File
Observation File dibagi 2 bagian


- Header Section


- Data Section


2. Navigation File
Data ini digunakan untuk menentukan Posisi Satelit dan Gerakan Satelit yang digambarkan oleh Orbit Satelit, dimana Orbit Satelit dijelaskan oleh 6 paraeter. berikut parameternya :


Berikut file nya:



####SEMOGA BERMANFAAT####

1 comments:

Post a Comment